- Catatan Khotbah
- 18 November 2007
- Pembicara : Pr Budianto Lim
- Tempat : GPBB
- _________________________________________
- 2 Kor 10:12-18
- Pelayan yang bagaimanakah yang berkenan di mata Tuhan?
- 1. Pelayan yang tidak memuji diri sendiri
- vv12b: Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka.
- Kalau kita memuji diri sendiri, itu adalah suatu kebodohan, karena ga ada yang mengkoreksi kita.
- Pertanyaan refleksi:
- Apakah kamu memandang diri layak untuk dapat pujian?
- a. Hati-hati, supaya kamu jangan sampai mencari pujian dari manusia.
- Kita hanya boleh mencari pujian dari Tuhan untuk mendapat mahkota kesetiaan (bukan mahkota kesuksesan).
- God's presence is more important than God's provision.
- b. Tidak ada pelayan yang besar, tidak ada yang pelayan yang layak dipuji.
- Bersyukurlah jika Tuhan yang besar berkenan memakai kita menjadi pelayan-Nya.
- 2. Pelayan yang bermegah dalam kelemahan
- vv 30: Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku.
- 2 Kor 12: 9
- Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.
Recall! Kisah Musa dan Harun, Yeremia: bagaimana Tuhan bisa pakai Musa dan Yeremia yang masih muda.
“Without knowledge of God, there is no knowledge of self.” John Calvin.
Dengan pemahaman yang benar akan Tuhan, kita akan dimampukan untuk melakukan 2 hal tersebut di atas.
Tuesday, November 20, 2007
"Pelayan dan dirinya"
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment