Friday, November 16, 2007

My 1st exam

Siang tadi tuh exam pertama ku: Physiology. Paginya pas lagi review2 bahan, makin waktu exam mendekat, kok aku tambah deg2an? Sampe ga bisa konsen. Aku sedih sih, knapa aku ga percaya sama pimpinan Tuhan. Kenapa aku percaya sama Tuhan, yg telah menyelamatkanku dengan mati di kayu salib, tapi ironisnya aku ga percaya klo Tuhan pasti bantu aku di exam ini. Akhirnya, tadi aku minta rumet doain. Pas didoain, aku diingetin Tuhan, bahwa segala sesuatu hanyalah untuk kemuliaan nama-Nya. Sebenernya, knapa sih sampe aku kuatir? Apakah karena takut ga bisa ngerjain exam? Trus, klo aku dah belajar, dan Tuhan emang merasa yang terbaik adalah aku gak bisa ngerjain exam papernya, trus knapa? Apa aku malu sama temen2? Apa selama ini aku belajar utk pride semata? Terima kasih Tuhan, udah ngingetin aku, untuk melakukan segala sesuatunya untuk Engkau saja.

Pas tadi ngerjain exam, aku lumayan panik lagi, karena pertama kali baca soal essay, bingung mau jawab apa, malah jadi lupa apa yang uda aku pelajari. Tapi, aku percaya Tuhan pasti pimpin aku. Dia telah pimpin aku luar biasa pas exam2 tahun lalu, kenapa aku mesti takut?! By His grace, pas aku coba baca lagi soal itu, Tuhan bantu aku untuk inget semua yang telah aku pelajari. Stelah 2.5 jam, ada suara, “Please stop writing!” Fiuh..lega deh. Selese juga. Walaupun dah ga bisa edit jawaban di answer sheet, aku masih mikir jawaban2 yang udah aku tulis. Ternyata.....ada salah tulis: seharusnya myocardiac, aku tulisnya cardiac. Ada kesempatan yang sangaaatt besar buat aku ganti jawaban. Dan aku hampir melakukan itu. Tiba2, aku inget, “Jangan curi waktu!” Akhirnya, aku ga jadi ganti jawaban itu. Karena dengan mengganti jawaban itu, berarti aku mengerjakan exam utk pride dan bukan utk kemuliaan Tuhan.

Masih ada 5 exam lagi. Aku jadi smakin smangat belajar...karena smakin sulit dan rumit materi2 Biology yang aku pelajari, semakin aku mengagumi ciptaan-Mu yang luar biasa. Terima kasih Tuhan...





For God so loved the world that he gave his one and only Son, that whoever believes in him shall not perish but have eternal life.

[John 3:16]

1 comments:

-ian- said...

wah, keren2, jangan curi2 waktu...thanks mar ngingetin