Wednesday, July 25, 2007

"Take Time"

Take time to think;
it is the source of power.

Take time to read;
it is the foundation of wisdom.

Take time to play;
it is the secret of staying young.

Take time to be quiet;
it is the opportunity to seek God.

Take time to be aware;
it is the opportunity to help others.


Take time to love and be loved;
it is God's greatest gift.

Take time to laugh;

it is the music of the soul.


Take time to be friendly;
it is the road of happiness.

Take time to dream;

it is what the future is made of.


Take time to pray;
it is the greatest power on earth.



Taken from a card given by my sista in Christ 4 years ago.

Monday, July 23, 2007

"Hal-hal yang Menghancurkan dan yang Membangun Hubungan"

Catatan Khotbah
22 July 2007
Pembicara : Pdt. Andreas Wijaya
Tempat : GKMI Pengharapan
_________________________________________

Hidup berkomunitas selalu berkaitan dengan membangun sebuah relasi. Relasi membutuhkan komunikasi. Komunikasi yang baik perlu terus dipelihara dalam kasih dan kepercayaan. Namun membangun sebuah hubungan tidaklah mudah seperti membalik telapak tangan.



Pra-paham kita yang belum tentu benar tentang seseorang yang belum sungguh kita kenal dapat menghalangi sebuah hubungan. Sedangkan kebiasaan2 dari cara hidup kita yang saling berlainan bila tidak kita selaraskan dapat menimbulkan berbagai konflik.



Cara yang paling tepat dalam berelasi bukanlah pertahanan diri dan membuat klarifikasi tentang kebenaran diri kita melainkan dengan pemahaman diri yang utuh serta memahami hal-hal apa saja yang menghancurkan dan yang membangun hubungan.



1. Hal-hal yang Menghancurkan Hubungan

Sadar atau tidak sadar kita harus mengakui bahwa gosip, curiga, prasangka, pikiran negatif dan suka menghakimi adalah hal2 yang paling dapat merusak bahkan menghancurkan sebuah hubungan. Semua hal yang buruk tersebut bukan berasal dari iblis tetapi dari kepentingan diri sendiri yang berpusat pada ke-'aku'-an kita dan dari suatu kebiasaan yang manusiawi yang sering tidak terbina dan tidak terkendali.



2. Hal-hal yang Membangun Hubungan

Sikap2 yang membangun hubungan adalah kepercayaan (trust), menghargai, mengampuni dan menerima. Hal2 ini paling positif dalam memperkokoh suatu hubungan. Semua hal positif ini hanya dapat kita miliki jika kita selalu mempunyai hati yang rela dan bersyukur. Kerelaan dan kepercayaan hanya dapat kita miliki selama kita berpikir positif. Kita dapat berpikir positif apabila kita selalu merenungkan Firman Tuhan.


Membangun dan memelihara hubungan ibarat menjaga nyala api sebuah obor yang harus terus dinyalakan dengan minyak tanpa ada habisnya, dan minyak itu adalah kasih dan kepercayaan.

Friday, July 20, 2007

Internship is fun (part 3)

20-07-2007 Isn’t tat a good date? Yeah, a very beautiful date. Although I only slept for abt 3 hours, I feel so happy today, bcoz of….. SO MANY THINGS!


Yesterday I was so sad bcoz I couldn’t find my work pass at my room. Actually, He reminded me yesterday, that whenever I am stressed, I'll b too focused on my problems instead of His mercies. There’re still lots of things to be thanked for. I should have thanked that I didn’t lost my HP or camera, get my room back in Hall 16 wif d same roommate, will hav dinner wif my family soon this weekend, have a chance to experience internship, and still so many things. After realizing those things, I feel much relieved. Then, I feel like wanna talk wif someone about this. Thanks Dad, I hav sista in God here. I called “mami Imel”, then she said that, “Maybe God want you to be more careful and patient.” Then, I contemplated on what she said. When I called my parent, they said that, “Everything happens to me, good or bad, has been planned by God. He wants to teach me sumthin." So, during my quiet time yesterday, I reflected on these things.


As today is my last day of internship, all d interns in my department arranged to have breakfast together in BK. My mood was really bad this morning. Yet, it was changed suddenly when my fren said, “Maria, I found ur pass ard ur drawer yesterday!” Happy..happpy...lalalala.... Then, I was enjoying my breakfast there, and chit-chat wif them happily.




In the afternoon, my mentor treated the interns for lunch :). There she said that I should enjoy my study, as this is more fun than working. Hmm...few weeks ago, I also thought like that. Besides, she also told me to put my best effort during my study. From this, I was reminded to enjoy my study and study seriously.





The last event arranged by all the interns from my department was farewell dinner. Actually, d place was changed 2 times, from Sakae Sushi to Seoul Garden, then finally to Yuki Yaki (@Marina Square, 2nd level, near Pizza Hut, beside KBox..haha so detail info, to let u know if u wanna try... =p). We were so happy of having so many food there.

Left-right
Denise-Nasuha-Clemence-Me
Left-right
Hui Yin-Isabelle-Bianca-Bryan-Clemence-Me-Nasuha-Denise

Making ice cream

left-right: Clemence-Me-Bryan
*glam mode*
*unglam mode*
But then, some of d interns cried...bcoz it'll be hard for d interns to meet or hav outing together again, as we're already so closed.

Finally, I wanna say,

"Thanks Min Keat n Clemence"


"Bye2 internville!"

"Bye2 OCBC!"
"Thanks for the memorable 10 weeks. Thanks for d laughter, smile, experience, food, ... u shared! I'll miss u all!"






PS: Today's blog is specially written in English as I promised to my intern fren, so they won't complain to me as I'm using English (instead of Bahasa) in my writing :p

Wednesday, July 18, 2007

Internship is fun (part 2)

Minggu ini adalah minggu terkakhir internship. Aku memang dah lama nunggu tanggal 21 July, karena bakal ketemu sama keluarga. Klo inget ini, aku seneng banget. Dah counting down nih, 3 hari lagi pulaangg..yay! Tiap kali mau pulang ke indo, aku pasti counting down. Bahkan pas skul lg jalan, kadang2 aku nunggu2 bulan juli/desember. Emang keliatannya ga dewasa banget. Dgn bertambahnya umur, memang waktu utk kumpul dgn ortu pasti tambah dikit. But this is what I really feel. Walaupun di sini aku punya byk tmn2 yg bae2, aku selalu ngerasa beda klo ada di rumah. Ini juga yg bikin aku selalu takut klo kuliah terlalu jauh dari Indo, karena bakal lebih susah lagi pulang ke rumah. Jesus, help me in this problem. Let me follow what You have planned in my life. Jujur aja aku sering jealous sama tmn2 yg kuliah di Indo, karena mereka masih bisa tinggal or at least sering pulang rumah. Okay, segala sesuatunya harus disyukuri. Emang bener, aku bisa di sini juga karena kasih dan kemurahan-Nya aja. Karena itu, aku mau belajar buat mensyukuri apa yg uda Tuhan kasi, n belajar utk ga jealous sm tmn2-ku itu.

Selain seneng karena mau pulang, aku juga sedih bakal pisah dari temen2 intern. Dua stengah bulan bareng2 mereka, memang bukan waktu yg pendek. Karena itu, aku ngerasa sedih soalnya internship ini tinggal 2 hari lagi. Sejak Senen kemaren, aku jadi "melo" mulu bawaannya. Pengkhotbah 3:1 "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya." Ini salah satu ayat khotbah minggu lalu. Hmm..ada waktu utk bertemu, ada waktu utk berpisah. Yah..walaupun ga bener2 pisah, masih sama2 di Singapore, tapi mgk bakal susah buat ketemu lagi. Di Alkitab dah dibilang gitu...berarti setiap pertemuan akan selalu diakhiri dgn perpisahan, dan perpisahan itu tidak utk selamanya. Klo sama tmn2 intern, bakal ketemu lg someday; klo sama orang2 yg dah meninggal, bakal ketemu lg di sorga. Ok, aku mau belajar supaya lebih ga childish. Day by day, He teaches me lots of things. Though it's so painful, He knows tat this is very good for His beloved daughter. Amen.

Well2, aku masih punya 2 hari lagi untuk:

1. stay (work n play) @my cubicle

2. hav fun wif my intern fren
left-right: Nasuha-me-Clemence



Tuesday, July 17, 2007

Dinner sama keluarga rohani

Kemaren malem (16 July), aku ke rumahnya ci Mona n Ka Jonathan. Mereka ini ceritanya orang tua dari keluarga rohani aku, yg anggota lengkapnya tuh: mereka dan anak2nya, Jenny, Enrico, Steven, Michael, n aku. Karena Michael akan ke US soon, makanya mereka ngadain makan2 di rumahnya. Abis melahap makanan yg enak2, then ngobrol2 n maen sm anak2nya. Selese acaranya jam 9.30 an malem. Sebenernya sih, aku dah lumayan biasa pulang malem klo jalan sm temen. Tapi, mereka insisted buat nganterin aku pulang, karena menurut mereka bahaya buat ce plg malem2, apalagi ke daerah NTU yang sepi. I was so touched. Kayak papa mama aku aja, klo pulang malem2, mereka kuatir, sampe2 dianterin. Klo naik bus (ga dianterin), aku mgk sampe di kamar jam 10.30an, tapi karena dianterin, jam 10 kurang dah sampe. I really feel Your great love in this family, Dad! Makasi Tuhan, uda kasih aku keluarga rohani di sini.

Foto Keluarga Rohani (yg ga dateng: Jenny & Steven)


Sunday, July 15, 2007

Internship is fun (part 1)

Aku tulis part 1, soalnya mg dpn tuh week terakhir internship. So, mgk aku bakal lanjutin ke part 2 by the end of next week, huehehehe

I'm so happy, karena Tuhan tempatin aku di bagian CFS (Consumer Financial Service) di bank tpt aku kerja ini. Padahal pas ngisi form, aku ga mau bagian itu, soalnya aku kirain bakal jadi teller. Males banget dah! Tapi bersyukur buanget, tyt aku bukan jadi teller n tmn2 di CFS tuh enak, sampe2 tmn2 intern yg bukan di CFS blg, pngen masuk ke CFS aja, hehehehehehe. Bener banget yg waktu itu papa ku bilang, Tuhan ngasih yg terbaik buat aku.. :)

Selama internship ini, aku emang ga banyak kerjaan, paling cuma berurusan dgn survey n bbrp kerjaan admin (e.g. ngelipet surat then masukin ke amplop, ngitung jumlah voucher yg ada). Pernah juga diminta ngeringkes buku n bikin presentasinya.

Tapi selain itu, ada acara2 lain yg bikin internship ini jadi fun:


Makan di recreation club, jadi sekalian, main2 billiard, soccer,or dart!










Kadang2 pngen lunch di tpt yg agak jauh dr kantor, e.g. ke Funan.

Lagi jalan, foto2 dhe :p


Abis makan, jalan2 di Funan, ketemu patung, foto lagi, hehehehe



Pernah juga, department outing: food tour. Ini juga fun.

Di mobil pas lg perjalanan.


Makanan yg paling enak slm food tour:
Ada sosis, ayam, sapi, slurp!


Kita2 juga suka ngadain meeting sendiri, namanya: Toilet meeting, dgn Nasuha sbg "Vice Precident"-nya.

Left-right: me -Nasuha


Di toilet pun, masih sempet bergaya2: "Pinkie Sony ads."


Klo bener2 dah ga tau lagi mo ngapain, akhirnya kita2 sering ke suatu tpt yg pemandangannya bagus n disediakan minuman: strong coffee n teh tarik.
"Fierce mode on"


Di tpt kerja pun, klo bosen, kita bergaya2 GJ n take pic again.


Nah, acara yg menurut aku paling seru tuh, Jumat minggu lalu, karena department aku ngadain meeting di KTV (karaoke room). Ternyata abis meeting, diadain semacam farewell party (karena internshipnya selese minggu dpn) n bday party (karena ada bbrp yg ultah).
So sweet, they gave me this card @ d party :)

Makan pizza...nyam nyam nyam


Karaoke juga lho pas party
(aku sih cuma action pegang mic, ga bisa nyanyi sih, hehe)


Yang di tengah itu supervisor lho (bukan sup aku sih), tapi dia super frenly!


In the end of d party, kita2 bergaya "unglam" :$


Abis party itu, balik ke kantor buat bikin tugas yg dikasi sup. Trus, aku laper, uda mikir, ntar beli Old Chang Kee ah, pulang kantor. Bbrp saat kemudian, ada yg dateng, nawarin muffin dr Starbucks. Senangnya...thx God, mknn datang tepat pada waktunya, hahaha...


Selain itu, aku jg bbrp kali lunch sama tmn gereja yg kerja di situ juga n dia 1 keluarga rohani sama aku. Asik lho, ditraktir mulu, hehe. Dia tau mknn enak di sekitar kantor, waktu itu diajak makan sandwich, then lormi...slurp, enak tenan! Tapi yg ini ga ada fotonya, hehehe...

Segini dulu ceritanya, minggu dpn aku sm tmn2 intern dah rencanain nonton Harry Potter (kemungkinan besar tidur klo nonton ginian) n makan Sakae Sushi, sbg acara perpisahan....

I can't wait :p..walaupn mgk sedih jg karena pisah setelah 10 minggu bersama di kantor dari pagi sampe malem.

"Keluarga dan Waktu"

Catatan Khotbah
15 July 2007
Pembicara : Sdr. Lion Soegiharto
Tempat : GPBB (Gereja Presbyterian Bukit Batok)
_________________________________________
(Pengkotbah 3:1-13; Efesus 5:14-17)

Pengkhotbah 3:1 "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya."

Kitab pengkhotbah itu banyak mengandung pesimistis dalam tiap pasalnya. Nah, karena itulah, ahli2 Yahudi pada zaman itu ragu untuk memasukkan kitab tersebut dalam kategori kanon apa engga. Oleh karunia-Nya, akhirnya kitab Pengkhotbah pun dapat kita baca skrg, dan kitab ini memiliki keunikan dibanding dgn yang lain2nya dalam Alkitab. Kitab ini men-zoom rutinitas manusia. Saat itu, penulis ga melihat tujuan akhir (kekekalan/yg berkenaan dgn Tuhan) dalam rutinitas yg dilakukan manusia. Supaya rutinitas kita ga meaningless, Allah (mau tidak mau) harus menjadi titik sentral dalam kehidupan kita.


Dalam Pengkhotbah 3:1-8, penulis mengekspresikan pandangan2nya dlm bentuk puisi. Sedangkan,
v.9=> apa artinya rutinitas yg dilakukan manusia.
v.10=>Allah yg ngasih kerjaan buat melelahkan manusia.
v.11=>"Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yg dilakukan Allah dari awal sampai akhir." Dalam pasal 11 tersebut, dikatakan bahwa Allah yg memberi kekekalan dlm hati manusia. Buktinya: saat menjelang kematian, semua orang (termasuk yg atheis) akan takut, dan ini nunjukkin kesadaran manusia bahwa setelah hidup ini ada sesuatu.


Berkenaan dengan waktu, kita bisa lihat Efesus 5. Paulus pngen jemaat2 di Efesus hidup dgn seksama (v.15 "perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, ...") Berkenaan dengan keluarga (tema kali ini kan keluarga dan waktu), v.18 bilang "hendaklah kamu penuh dengan roh". Penuh dengan roh ini dijelaskan dalam ayat2 berikutnya, yaitu:
  1. -berkata2 dlm mazmur, kidung puji2an dan nyanyian rohani
  2. -bernyanyi
  3. -bersorak
  4. -mengucap syukur senantiasa
  5. -rendahkan dirimu seorang kpd yg lain (berhubungan lagi dengan pasal selanjutnya=> v.22 bilang bahwa istri seharusnya tunduk pada suaminya.)
Jika kita ga memberi waktu kepada keluarga, kita njalanin kehidupan yg meaningless atau bisa juga dibilang, hidup kita ga dipenuhi Roh. Sebenernya kita semua punya waktu dan kesempatan, masalahnya itu prioritas kita ada di mana? Prioritas bisa jg di hobi, mis. klo co hobi nonton bola, klo ce hobi arisan, or bahkan kegiatan2 di organisasi (baik sekuler maupun kerohanian). Bisa2 karena salah prioritas, anggota keluarga ga njalanin kehidupan yg meaningful.

Pertanyaan yg perlu kita tanya ke diri kita sendiri terus menerus:

Apakah kegiatan yg kita lakukan punya nilai kekekalan/bersangkutan dgn Tuhan? Apakah kita uda manggunakan waktu dengan baik, esp. dgn family?



Wednesday, July 11, 2007

Bangun Kesiangan => Thanks God!

Tadi pagi aku bangun kesiangan. Padahal tidurnya ga malem2 amat, jam 1an pagi, hehe! Itu aja bangun karena HP bunyi! Karena HP nya di meja, jam di rak buku jadi keliatan, ternyata jam 9.30 am. Trus aku mikir, “Hari apa yah ini....walah, ini kan hari biasa, berarti telat banget, gimana nih?” [soalnya aku msk kantor slm internship ini jam 9am] Setelah angkat telpon, “Maria, where r u?” Lgs aku blg, “Emm, I just woke up! Can u tell my supervisor, I'm half day on MC today?” Ok, urusan sama supervisor dah beres. Nah, MC nya bukan boong2an lho. Ini beneran ke dokter, bukan karena sakit flu or apa gitu. Alesannya rada jayuz, hehe

Jadi minggu lalu tuh, tmn di kantor ada yg wedding! Nah, karena aku blum pernah make up, n tentunya jg ga punya cosmetic, trus tmn2 intern ngajak aku beli foundation (disuggest beli **-disensor- yg paling skin frenly). Aku jg inget, mama pernah blg, aku seharusnya pake bedak or apa gitu, biar ga debunya ga lgs nempel ke muka. So, aku pikir, ya uda, beli ajalah, gpp. Nah, hari pertama aku pake ga ada hal2 aneh yg terjadi. Sampe akhrinya hari k-4, muka mulai merah2. Aku pikir mgk mo tumbuh jerawat (gawat deh, lumayan banyak merah2nya soalnya, hehe). Nah, besokannya, mulai gatel. Aku pikir salah makan, then minum Incidal. Besokannya lagi, mulai perih. Baru nyadar deh, mgk karena ga cocok sama bedaknya. Tmn2 intern blg mending aku ke dokter aja. Aku sih males bgt, soalnya dah 3 hari, seharusnya hari ke-4 dah gpp, lagian half-day gitu buat ke MC yg di NTU gitu jg ga terlalu pngen, soalnya aku pngen half-day buat urusan yg lain. Nah, karena kesiangan, ya udalah, kepalang tanggung, ke dokter aja sekalian. Dokter blg, alergi sm bedaknya. Ternyata bener. Then, dikasi obat dll. Untuk sementara waktu ini, aku ga berani pake cosmetic apa2 ah, sampe sekarang masih perih mukanya, wlpn dah ga merah2 lagi :(.

Abis half-day buat MC, aku ke kantor. Naik MRT siang2 seneng banget, karena ga rame, biasanya super rame klo pagi. Nyampe kantor, seneng lagi, ketemu tmn2 intern yg cheerful2. Trus, ga kerasa dah waktunya plg kantor. Asiknya, ada acara ketemu guru2 smuki di VivoCity. Lgs cabut buat dinner di sana..........sama guru2 smuki tentunya. Abis dari Vivo, kita2 nganter mereka sampe ke hotel. Wah, paling kaget tuh, pas di hotel ketemu guru SMPK4, seneng bgt! Gayanya masih youthful abis da! Senengnya ga ilang2. Tapi, sampe malem bgt. Plg dari hotelnya aja jam 11.30 an malem. Aku dah serem aja, bangun kesiangan lagi. Aku dah minta tmn morning call segala, saking seremnya.

Nah, ternyata aku baru nyadar, bisa bangun pagi itu bener2 p sesuatu yg perlu disyukuri juga. Sebelumnya, klo bangun pagi, aku lgs matiin beker, trus mikir, yah...mesti ke kantor lagi de! Tapi skrg, tiap bangun pagi, blg gini, “Tuhan, makasi, aku ga bangun kesiangan!”

Emang bener bgt dhe kotbah minggu kemaren, sebenernya ga perlu hal2 spectakuler utk merasakan kehadiran Tuhan. Skrg, tiap aku bangun pagi, buka jendela dan menghirup udara segar, aku bener2 ngerasain kasih Tuhan, luar biasa banget. Bisa bangun pagi, bernapas, and dipercayai Tuhan 1 hari lagi untuk menyenangkan-Nya. Thanks God :)



Tuesday, July 10, 2007

“Dipulihkan Untuk Memulihkan”

Catatan Khotbah
8 July 2007
Pembicara : Pdt. Ayub Yahya
Tempat : GPBB (Gereja Presbyterian Bukit Batok)
_________________________________________
(1 Raja-Raja 19:1-18)



  • -Elia itu telah dipakai Tuhan utk melakukan perkara2 luar biasa. Pada suatu saat, ia ketakutan (v. 3) karena Izebel menyuruh orang untuk membunuhnya (v. 1). Dalam keadaan depresi itu, Elia lupa bagaimana Allah telah menyertainya melakukan perkara2 yg luar biasa, dan lebih konsen pada ketakutannya akan dibunuh. Demikian pula dgn kita, kadang2 kita melupakan Tuhan serta berkat2-Nya, dan lebih konsen pada masalah kita.

  • -Yang ingin ditunjukkan dalam bacaan Alkitab kali ini:

    1. Tokoh2 yg ada di Alkitab bukanlah orang2 yg luar biasa, tetapi oleh karena kemurahan Tuhan-lah, mereka dipilih. Elia seorang yg biasa aja (buktinya bisa ketakutan juga), tapi Tuhan yg pilih Elia menjadi alat-Nya.

    2. Ada masanya ce bisa jadi kuat :p (sampe seorang Elia bisa ketakutan sama Izebel)

  • -Bagaimana Tuhan memulihkan Elia?

    a. Tuhan tidak meremehkan pergumulan Elia.

    Sebenernya Tuhan bisa aja kok nertawain Elia, seorang Elia yg luar biasa kok bisa takut sama Izebel.

    Aplikasinya: Apakah kita menyepelekan masalah orang lain, misalnya pas mereka curhat?

    b. Ketika Elia bergumul, Tuhan tidak tinggal diam.

    Tuhan datang pada saat yg tepat sesuai dengan jalan-Nya yg unik. Dalam bacaan Alkitab kali ini, Tuhan memberi Elia roti bakar (ga tau rasa apa :p) sehingga Elia bisa jalan 40 hari 40 malam ke gunung Horeb (v. 8).

    Aplikasinya: Seringkali pada masa depresi, orang mengutarakan sesuatu yg emosional (tdk rasional), e.g. Elia blg ke Tuhan minta mati aja (v. 4b), tapi pas dikasi roti tetep mau makan (v. 5-6). Karena itu, kita seharusnya menunjukkan empati dan simpati thg org yg sedang depresi, misalnya mendengarkan dan berdoa.


c. Tuhan menjadi temen sepergumulan (bukan hakim/penggosip)

Aplikasinya: Seringkali kita mengharapkan kejadian2 spektakuler untuk tahu bahwa Tuhan hadir. Dalam v. 11-12 => Dalam angin besar, api, ga ada Tuhan di sana, tapi dalam angin sepoi2 ada Tuhan. Nah, sebenernya angin sepoi2, kehadiran anak2 kecil, dan sapaan hangat orang2 di sekitar kita juga menyatakan kehadiran Tuhan lho.


Melalui 3 hal inilah Elia dipulihkan dan diutus (v. 15-18). Tuhan juga telah memulihkan kita dan Ia mengutus kita untuk memulihkan orang lain. Sudahkah kita melakukan itu?

“Respon Atas Kemurahan Allah”

Catatan Khotbah
1 July 2007

Pembicara : Pdt. Ayub Yahya
Tempat : GPBB (Gereja Presbyterian Bukit Batok)
_________________________________________

2 Kor 4:1 “Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.”

  • -Tanaman pikiran positif tiap pagi, karena apa yg kita pikirkan itu mempunyai impact yg sangat kuat.
  • -Orang dewasa jarang merasa takjub dengan hal2 di sekitarnya (mis. bisa napas, melayani Tuhan) karena terjebak rutinitas. Akhirnya, selalu protes ke Tuhan, or selalu bertanya ke Tuhan, “Kenapa, kenapa, dan kenapa!”
  • -Belajarlah dari anak kecil, yang mudah sekali untuk bersukacita karena hal2 sederhana, mis. pas dapet mainan super simple.
  • -Kenapa kesempatan utk melayani harus diresponi dgn rasa takjub (positif)?

1. Kita dipilih Tuhan hanya karena kemurahan-Nya
Mungkin kita pernah bertanya, “Kenapa mesti aku?” Padahal nih, Tuhan ga pernah kekurangan pilihan. Masih banyak yg lebih baik dari kita. Karena itu, bersyukurlah karena telah dipilih utk menjadi pelayan-Nya.

2. Melayani adalah kesempatan & anugerah
Kesempatan itu belum tentu dateng 2 kali. Ada masanya ketika kita rindu melayani, tapi Tuhan ga milih kita. So, jangan tunda2.

3. Ada kalanya kita perlu hidup membawa makna
Iman dan karya kita selama kita di dunia yang membuat kita bermakna saat telah meninggalkan dunia ini. Why? Karena ita dateng ke dan akan meninggalkan dunia ini tanpa mbawa apa2.

  • -Ilustrasi:

Ada seorang laki2 mempunyai 4 orang istri. Ia akan meninggal dan bertanya kepada sang istri2 1 per 1, “Apakah kalian mau meninggal juga untuk menemani saya?”
a. Istri I (cantik): ga mau
b. Istri II (selalu dibangga2kan oleh si suami, ke mana2 selalu “dibawa2”): mau kawin lagi aja
c. Istri III (bijaksana & terkenal): cuma mau nganter sampe ke liang kubur aja dhe
d. Istri IV (terlihat letih & lesu): mau meninggal untuk menemani sang suami

Makna:
a. Istri I itu kesehatan, kecantikan, kegantengan kita
b. Istri II itu harta kekayaan kita (yang tentunya akan beralih ke org lain saat kita meninggal)
c. Istri III itu kerabat kita (termasuk kerabat yg dekat)
d. Iman & karya kita

Nah, a,b, dan c itu ga akan kita bawa saat meninggal. Tapi iman dan karya kita itulah yg akan kita bawa sampai meninggal nanti.


Friday, July 6, 2007

Things I've Learnt from Internship

Stubborn! Yeah, tadi siang temenku nanya, “Why r u so stubborn?” trus aku lgs jawab, “Why must I not be stubborn?” Kasar banget ya klo dipikir2 lagi. Padahal gara2 masalah sepele lho. Jadi, tadi siang itu temen ku (let’s say A) menyarankan aku sesuatu dengan nada memaksa. Aku paling sebel disuruh2, apalagi klo ga didukung alasan yg jelas n disertai dgn judgement2 yg ga valid. Trus, sampe di kantor, aku certain ke temen ku yg lain (B) ttg ini. B bilang bahwa si A itu emang punya temperamen yg blablabla. Jadi mesti bisa mengerti juga. Nah, bener jg ya! Mungkin temperamen aku bertolak belakang dgn temperamen dia. Aku mesti bisa beradaptasi jg dgn mereka. Mungkin ini yg dibilang orang: EQ sangat dibutuhkan saat kita kerja nanti. Tiap2 orang dikaruniai Tuhan temperamen yg berbeda2, dan aku seharusnya bs menyesuaikan diri thd itu, karena seharusnya memang jadi saling melengkapi, bukan bertengkar.

Melalui internship ini aku belajar banyak hal sih. Dulu aku mikir, kapan aku bisa lulus, jadi ga usah belajar lagi. Tapi setelah ada di dunia kerja, aku merasa belajar itu suatu karunia Tuhan yg perlu disyukuri dan dijalani dgn penuh sukacita. Kayak yg temenku blg pas mo exam, “Enjoy ur study time wif Jesus”. Trus, aku jg belajar gmn bergaul dgn orang2 yg bener2 beda backgroundnya (Negara asal, jurusan, dan umur). Karena internship jg, aku bisa di Sing lebih lama. Jadi sempet nonton bbrp film. Salah satunya Team Medical Dragon. Wah, tuh film keren banget dhe, sampe2 aku jadi niat bgt nyari2 persiapan apa aja yg dibutuhkan utk masuk med school. Di samping itu, aku jg baru tau bahwa di gereja ku ada persekutuan pemuda. Padahal aku dah hampir 1 thn ke gereja tsb, hehe. Jadi klo ke gereja, aku ga merasa bagaikan alien dhe. Waktu itu sempet berasa pngen bgt ada gereja kyk gerj ku yg dl, sama temen2 dah kayak sodara. Nah, sekarang aku mulai merasa begitu di gereja ku yg skrg ^^

Walaupun internship ini menghabiskan sebagian besar waktu liburan aku, sama sekali aku tidak merasa menyesal. Banyak hal yg aku pelajari di sini. Thanks for d chance doing this internship, Dad!


6 July 2007
Singapore

Thursday, July 5, 2007

1st year is over

Waktu berlalu dgn sangat cepat. Perasaan aku waktu itu baru aja lulus SD, trus daftar SMP, sampe nangis2 karena ga diterima di skul yg aku mau. Then, akhirnya Tuhan menginjinkan aku diterima di gelombang ke-2. Lulus SMP, jg nangis lagi karena ga diterima di SMA yg aku mau (banyak banget: SMUK5, n some sec school di Singapore). Bersyukur banget, Tuhan kasih aku skul di SMUK 1. Kayakny baru aja aku apply2 uni di macem2 negara, dgn jurusan yg berbeda2, bukan karena aku gambling, tapi aku minta Tuhan tunjukkin jurusan apa yg seharusnya aku ambil dengan cara begitu. Nah, klo diterima semua, aku jg dah tentuin prioritas2nya bareng Tuhan. Mau tau skul nya apa aja? Nih ya, aku sebutin dgn prioritas2nya: 1. National University of Singapore (Architecture), 2. Nanyang Technological University (Bio Science) 3. Yonsei University (International Relation) 4. University of Hong Kong (Bio Science) 5. Hong Kong University of Science & Technology (Bio Science) 6. Hesston College (Architecture).

Uni2 yg aku masukin ke daftar pilihan, mostly yg nawarin scholarship or financial aid, hehe. Paling pngen sih sebenernya ke US, apalg waktu itu dah ditawarin partial scholarship, dgn lingkungan gereja, n jurusannya arsitek. Wah, bener2 impian aku banget dhe! Tapi, aku taro NUS sebagai prioritas lebih tinggi dari yg di US karena rankingnya NUS lebih tinggi, n lebih tinggi jg dari NTU karena NUS ada jurusan arsitek. Ada 1 sih sebenernya yg lumayn ga nyambung sm yg apa yg aku pngenin: International Relation. Aku cuma masukin itu karena ditawarin beasiswa, dftr jg setenga2, sampe akhirnya ga lanjutin interview karena pengumuman dr NUS n NTU dah keluar, he he. Di NUS ga diterima, akhirnya aku masuk NTU, dgn jurusan Bio Science. Sempet ragu2 jg sih, tapi aku mau ikutin Tuhan aja.

Why must b Bio Science? Ceritanya gini, pas nonton TV, aku liat banyak banget korban bencana alam yg terlantar, org2 kena penyakit yg blum ada obatnya, dll. Kok aku ga bs berbuat apa2 ya ke mereka? Tapi waktu itu masih di hati kecil aja, soalnya dorongan untuk masuk arsitek jg kuat banget. (Ortuku kan lulusan teknik sipil. Karena aku suka banget ama gambar n mat, jadi aku pngen masuk arsitek. Itu cita2 dr kecil sampe tengah2 SMA. Ortu ku sering blg, “Ntar klo kamu dah jadi arsitek, bisa bantuin kerjaan mama papa nih!”) Di samping keinginan utk menolong orang2 tsb, orang2 di sekitar aku jg menyarankan masuk biotek aja, karena prospek ke depannya bagus. Nah, alasan ini bisa dipake buat meyakinkan ortuku, hehe. Bersyukur banget, mereka kasi aku kebebasan penuh utk milih jurusan n uni yg dituju. Yah, akhirnya daftar uni juga dgn jurusan yg beda2.

Kehidupan di NTU dimulai :) Pas pelajaran di NTU mulai, lumayan kaget sih. Karena kelasnya gede banget klo lecture, dari yg biasanya kayak les (pas SMA, Cuma 7 orang). Jadi klo ada pertanyaan, ga bs langsung angkat tangan kek dl, mesti disimpen buat ntar. Selain itu, shocked sm pelajarannya, karena pljrn SMA itu ternyata dasar banget. Selain tantangan dari pelajaran, aku jg berat banget pisah sama orang tua. Homesick berbulan2, jadi tiap kali belajar, nangis mulu. Buat ngilangin homesick, bobo=> abis buka buku, bobo, jadi ga belajar2 :p. Bener2 berasa berat sih semester 1. Seringkali aku tanya ke Tuhan, “Tuhan kok tega banget sih, aku dikirim ke Singapore, dgn jurusan BioScience pula!” Sampe2 pernah kepikiran lho, coba dl aku taro yg US sebagai prioritas pertama, kan sekarang pasti lg enak2 gambar. Or klo ga, balik Indo aja sekalian buat ngilangin homesick, trus kuliah di Unpar (Bandung), bareng koko dhe! Tapi, ga bisa juga, karena dah sign contract ><

Akhirnya 1st year telah aku lalui, seneng dhe. Mulai bisa adaptasi juga, homesick nya jg ga sering2 amat :p Dulu aku selalu protes knp skul di NTU, sekarang dah ga lagi. Pikiran aneh2 spt salah masuk jurusan pun dah ga pernah terlintas lagi, karena klo aku liat lagi ke masalah2 kesehatan dan didukung oleh suatu alasan (ga bs disebutin di sini) aku skrg pngen banget jadi dokter. Karena itu, aku berniat masuk graduate med school n itu jadi pendorong aku belajar jg.

"Thank You Lord, I just wanna thank You Lord" (quote dr lagu Don Moen) Karena Tuhan yg dah nutup jalan aku ke skul arsitek, aku sekarang belajar bio yg nantinya akan kepake klo aku masuk med school. Yet, let God lead my way in the future :)

Sunday, July 1, 2007

About This Blog

Pertama kali aku ngeblog tuh di frenster, tapi ahirnya aku hapus semua. Sekarang jadi nyesel, hix2, ga ada back-up copy nya pula... :( Banyak sekali pengalaman2 yg pngen aku bagikan,(yang sekarang menjadi konsep pembuatan blog ini). Karena itulah aku berkeputusan untuk mulai menulis lagi.

Setelah dipikir2 n dapet saran dr temen2, akhirnya aku mulai nulis lagi di blogspot. Thanks buat Septian (www.simultaneity.blogspot.com) buat sarannya n tmn2 lainnya buat komen2 di fs yg mendorong aku untuk nulis lagi.. Special thx to King Yosafat (http://jomblo.wordpress.com), yg uda bantuin aku bikin ini blog selama berjam2 :) [Kayak abis terima award aja, bilang thanks to many people, hehe :p]

I hope you all can also experience His great love through His-story in me.

Blessed to bless