Saturday, October 20, 2007

I asked God for patience..

Minggu ini, banyaakk banget kejadian yang bikin aku kesel, mulai dari temen2, sekolah, dan masalah2 kecil lainnya. Kalo uda kesel, biasanya aku cuma diem, lalu tidur. Karena bersikap diem klo kesel, orang tersebut (yg bikin aku keki) menganggap aku ga kenapa2. Dan..besoknya orang tersebut berbuat hal yang sama lagi. Keki banget...grrhh..Yang aku bisa lakukan hanya doa dan doa. Aku bisa curhat ke Tuhan kapan pun aku mau, and I am sure that “God's clinic opens 24 hours”.

Setelah dipenuhi dengan berbagai hal yang bikin aku kesel selama seminggu ini, tibalah saat PM (Prayer Meeting) Jumat kemaren. Ada yang sharing dan intinya begini, “When you ask God for something (A), would He give you A instantly or opportunity to achieve A?” Mendengar hal tsb, aku langsung tertegun.

Last week, there was an incidence that made me really amazed, of how patient He was to me. I kept saying thank You in my heart. Then, I asked Him, “God, teach me how to be patient also, please!” I've just realized that He gave me what I need and not what I want. I need opportunity to learn how to be a patient girl. He's given me lots of opportunities. Shouldn't I be thankful of those opportunities and be willing to learn (how to be patient) and ask for His help?

By His grace, I could say, “I want to be just like You, to be patient like You, Lord. I'm sure that You're always by my side and strengthen me through the road ahead. Thanks God.”


Mixing Indonesian and English in this writing is not so bad, izzit?..hehe :p

Sunday, October 14, 2007

"Living purposefully to fulfill God's will"

  • Catatan Khotbah
  • 14 October 2007
  • Pembicara : Ps David Yap (Pastor/Elder)
  • Tempat : Yio Chu Kang Chapel
  • _________________________________________
  • Romans 12: 1-13

  • “I'd rather have Jesus than anything that this world affords today” George B.


  • See...our perspective must be transformed.
  • v.2: “Do not conform any longer to the pattern of this world, but be transformed by the renewing of your mind.”
  • We should live purposefully to fulfill God's will.
  • How to do that?

  • I. Think soberly (v.3)


  • v. 3:“For by the grace given me I say to every one of you: Do not think of yourself more highly than you ought, but rather think of yourself with sober judgment, in accordance with the measure of faith God has given you.”

  • Be mindful of God's grace: He sent Jesus Christ to earth, to save us =D


  • II. Serve Faithfully (v.4-v.8)

  • How to serve faithfully??

  • By recognizing that:

  • -We belong together
    Meaning: we belong to Christ and we belong to each other

  • - We have different gifts
    According to v.4 to v.8, there are 7 different gifts (in other part of the Bible, there are still other spiritual gifts):

  • 1.prophesy

  • 2.serving

  • 3.teaching

  • 4.encouraging

  • 5.contributing to the needs of other

  • 6.leadership

  • 7.showing mercy

  • -We must use our gifts faithfully


  • III. Relate lovingly (v.9-13)
  • With what should we relate lovingly???
  • with sincerity

  • with discernment

  • with devotion

  • with honor

  • with enthusiasm

  • with patience

  • with generosity

  • IV. Live a life that's pleasing to God


“By living purposefully according to Your will, let You be glorified in my life Lord”

Sunday, October 7, 2007

Not in a good mood =(

Sebeeellll...tadi aku berasa ga maksimal! Pelayanan orgen di gereja, mainnya banyak salah. Kan kemaren dah latian, berasa dah well-prepared secara teknis. Apakah aku cuma ngandalin kekuatan teknis aja yah tanpa mempersiapkan hati secara sungguh2.

Seharusnya pemusik kan membantu jemaat supaya bisa nyanyi dan nyembah Tuhan dengan khusuk. Dengan aku main salah begitu, aku malah ganggu mereka. Really feel uneasy about that! Ini emang bukan yg pertama aku main, di Indo dah sering, di sini pun juga bukan yg pertama kalinya. Tapi....dengan begini aku jadi down banget! Apa aku ga usa jadi pemusik lagi aja ya? Ntar malah ganggu jemaat =( Huhu..sedih banget!

Forgive me Lord, for not giving my best! Emang sih, sbg manusia, apa yg bisa aku kasi ke Tuhan, selain hati yg hancur dan menyembah. I have nothing that enables me to say that I wanna give my best.

Dalam kelemahan ku itulah, His strength is made perfect.

"My grace is sufficient for you, for My strength is made perfect in weakness."

(2 Cor. 12:9)



Monday, October 1, 2007

Back to reality!

Back from Indo, back to reality, back to NTU life...term 2 semester 1. Cepet amaaat! Bentar lagi exam!

Kemaren ini aku pulang karena mau cek up sebenernya. Supposedly, abis memperbaiki pola hidup =p dan minum obat 2 bulan (2 bulan yg lalu, hasil cek up nya kurang bagus, penyebabnya cuma 1=> kecapean), seharusnya hasilnya bagus semua. Puji Tuhan, emang bener, dah bagus semua! Tapi..recess kali ini sebenernya bener2 penuh sama tugas2, jadi ga gitu bisa jalan2. Pas dah waktunya balik Singapore, aku lumayan sedih. Trus nyesel, kan masuk skul hari Senen, kenapa beli tiket balik hari Jumat. Coba aku beli tiket utk hari Sabtu or Minggu, aku bakal lebih lama stay di Indo.

Apa boleh buat, aku mesti tetep balik hari itu. Jumat sore, aku berangkat ke erport stenga jam lebih pagi dari biasanya, krn dibilangin temen macet banget sekarang. Ternyata...lebih macet dari yg diperkirakan. Parahnya lagi, aku kejebak macet di komplek perumahan ku hampir 1 jam. Sesampai di tol, aku pikir bakal lancar. Nope! Macet banget! Dah tegang aja..jangan2 ketinggalan pesawat. Akhirnya, papa coba turun tol, lewat jalan tikus. Ngebut..akhirnya nyampe juga. Tapi ada hikmahnya juga nih dari macet ini. Biasanya di erport, aku selalu sedih. Tapi kemaren ini, aku malah seneng, karena bisa sampe erport tepat waktu =) Di pesawat pun, ga sedih. Huehehe...seneng deh!

Karena ga homesick, aku bisa konsen belajar utk kuiz hari ini. Bahannya.....Buset deh, lebih banyak dari kuiz physio 2 mg yg lalu. Tapi aku inget nasihat dr dokter pas recess, “Take it easy ajah! Klo emang dah jalannya kamu ke situ, pasti Tuhan bukain jalan. Serahkan semuanya ke Tuhan!” Sip deh! Ora et labora! Happy deh! Ga homesick, bisa belajar konsen, dan ga panik :D

Sebelum kuiz, aku ketemu tmn, yg kuiz juga hr ini. Aku tanya dia, “Dah mantep (siap) ya kuiznya!” Dia jawab, “Uda donk! Kan dah doa!” Aku bisa liat dia tenang banget, dan alasan dia karena sudah berdoa dan bukan karena uda belajar (kekuatan sendiri). Dan karena itu juga, aku juga diingetin Tuhan,

“Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” (Markus 11:24)


Beriman donggg..!!! Dalam hati ada yg berbisik begitu, hehehe... :)