Thursday, February 21, 2008

It happened again XD

The same unexpected thing happened again. Dulu pas aku ga diterima di SMUK 5. Alesannya nyebelin, (kata kepala sekolah SMUK 5) bukan karena ga qualified, tapi karena lembar jawaban test masuknya keselip, sehingga tidak dinilai. Sekarang, aku daftar GSS(Global Summer Studies) ke Taiwan. Banyak kejanggalan2 terjadi, misalnya aku ga dapet email notification dari GSS tentang update2 mereka, sedangkan temen2ku yang lain dapet. Setelah aku check, ternyata application system nya sempet jammed (aku submit online application form nya di hari terakhir), sehingga application ku ga ke submit. Wah..parah banget, 2 kali ga dapet yang aku pengenin, bukan karena ga qualified, tapi karena hal2 yang menurutku 'aneh'.

Wait2..ga qualified?! Sombong sekali diriku ini, sapa sih yang bilang aku qualified or not? Itu semua karena anugerah Tuhan lho! Kemaren aku jg marah2 sama Tuhan, karena aku merasa Tuhan kecewain aku 2 kali selama aku di year 2 ini. Wew! Berapa kali sih, aku uda ngecewain Tuhan! Lagipula, klo diliat big picture nya, itu sama sekali bukan rancangan kecelakaan, tetapi rancangan damai sejahtera yang membawa kemuliaan bagi-Nya. Dalam hati, seperti ada 2 kubu: yang 1 protes mulu, yang lain selalu menghibur dan mendamaikan. Dulu aku pernah ngomong, "Not my will, but Yours be done!" Mana buktinya!!! Lastly, aku bilang hal2 tersebut 'aneh', karena aku percaya, ada campur tangan Tuhan di dalamnya, sehingga it seemed a bit weird for a moment.

Well, I think I know why my application failed. Belakangan ini aku selalu bandel, disuruh Tuhan ikut 'social trip' ke suatu pulau di Indonesia. Aku bilang "Iya..mau, tapi klo GSS diterima, yah social trip nya taon depan aja ya!"(karena waktu social trip n GSS nya bentrok). Sekarang...baru tau deh!

Malemnya, aku telpon rumah, sharing ke papa, bilang aku kesel, kok Tuhan begini. Eh, si papa malah bilang, "Kamu ini jadi orang ga pernahhh bersyukur! Coba liat donk, berkat Tuhan selama ini, baru gini aja dah ngomel2! Kamu HARUS bersyukur!" Wah, harus!! Ok, minta pimpinan Tuhan untuk bisa tetap bersyukur aja deh.

It's only by His grace, I can say thank You, I can have faith in Him, and I can do all things.

I can do all things through Christ, who strengthens me.

[Phil. 4:13]

Saturday, February 9, 2008

Thank you GOD for the holz!

Aku bener2 bersyukur atas anugerah-Nya: memberikanku teman2 ISCF. Really happy could celebrate CNY here in Singapore with them.

6 Feb'08

I spent >12 hours with them: masak2, main PlayStation, ngobrol2, rayain ultah Irving, etc. Pas rayain ultah Irving, dia bilang, “Bersyukur sama Tuhan karena sudah diberikan keluarga ISCF di Singapore ini.” It reminded me that ISCF-ers are more than friends, they are indeed family in Christ. Thanks GOD for giving them as a family in Christ :)


7 Feb'08

Aku dan keluarga ISCF (sebagian, hehe :P) berencana ke Sentosa, tapi antriannya (wuihh..) puanjang banget (ga pernah deh ngeliat antrian buat ke Sentosa kayak gini XD). Berhubung kita (or aku ya?!) kepengen ke pantai dan sudah berbusana pantai, akhirnya kita mencari pantai lain. Diputuskan untuk ke East Coast. Seru banget main di sana (udah lama pngen ke pantai, baru kesampean =D ). Tapii...aku lupa bawa baju ganti dan tidak bisa berendam2 di air karena suatu alasan. Lumayan pngen (is it called envy? XD) sih ngeliat mereka main2 sampe agak ke tengah laut. Trus temenku bilang, “Yah, mungkin Tuhan punya maksud sehingga lu ga bisa main2 di dlm laut, misal: kena coral gitu..!” Hehe..iya yah! *smile! Temen yang lain nyeletuk, "Wuih, emang beda klo sama anak ISCF, selalu ngeliat sisi positifnya!"

Then, it's time for us to have dinner. We planned to eat chicken rice somewhere (I forget the exact place, but I think the place's quite popular). After walking quite far, we found it closed XD. Then, we decided to eat ayam penyet. Again, after walking until super tired, we found it closed. Suddenly, my friend said, “Well, we're still young! Let's continue walking and find His will for us!”. Finally, we went to Bugis Junction and ate at ****. The service and meal there were quite disappointing. Yet, I remember what my friend said about finding His will.

Thanks Father, for the wonderful CNY celebration with my family in Christ. I learned that we're more than just friends, indeed we're family in Christ. Secondly, I should think differently when facing unpleasant things: to look for His will.

At Boonlay Innterchange, I saw on my watch that it's 10.30 pm already. I imagined how if today was my last day living in this world. Had I done my best to glorify Him?! I still had 1.5 hours left, would I use it in a better way?!


All in all, thanks GOD for everything!!!
Thanks ISCF-ers for being my family in Christ! Keep our spirit in Him!




bahan2 yang siap dimasak

mie ultah Irving

Ultah Irving


@ East Coast