Wait2..ga qualified?! Sombong sekali diriku ini, sapa sih yang bilang aku qualified or not? Itu semua karena anugerah Tuhan lho! Kemaren aku jg marah2 sama Tuhan, karena aku merasa Tuhan kecewain aku 2 kali selama aku di year 2 ini. Wew! Berapa kali sih, aku uda ngecewain Tuhan! Lagipula, klo diliat big picture nya, itu sama sekali bukan rancangan kecelakaan, tetapi rancangan damai sejahtera yang membawa kemuliaan bagi-Nya. Dalam hati, seperti ada 2 kubu: yang 1 protes mulu, yang lain selalu menghibur dan mendamaikan. Dulu aku pernah ngomong, "Not my will, but Yours be done!" Mana buktinya!!! Lastly, aku bilang hal2 tersebut 'aneh', karena aku percaya, ada campur tangan Tuhan di dalamnya, sehingga it seemed a bit weird for a moment.
Well, I think I know why my application failed. Belakangan ini aku selalu bandel, disuruh Tuhan ikut 'social trip' ke suatu pulau di Indonesia. Aku bilang "Iya..mau, tapi klo GSS diterima, yah social trip nya taon depan aja ya!"(karena waktu social trip n GSS nya bentrok). Sekarang...baru tau deh!
Malemnya, aku telpon rumah, sharing ke papa, bilang aku kesel, kok Tuhan begini. Eh, si papa malah bilang, "Kamu ini jadi orang ga pernahhh bersyukur! Coba liat donk, berkat Tuhan selama ini, baru gini aja dah ngomel2! Kamu HARUS bersyukur!" Wah, harus!! Ok, minta pimpinan Tuhan untuk bisa tetap bersyukur aja deh.
It's only by His grace, I can say thank You, I can have faith in Him, and I can do all things.
[Phil. 4:13]